Melatih Bayi Tidur Sendiri dengan Metode FERBER ! Bunda Sudah Coba ??

Posted on

Banyak orangtua merasa tak tenang membiarkan bayi tidur sendiri. Menggendong, membacakan cerita, menemani hingga terlelap pun jadi hal yang dilakukan setiap hari agar si kecil bisa tidur nyenyak.Tapi tahukah Anda kalau bayi sebenarnya sudah bisa dilatih untuk tidur sendiri sejak usia 5 bulan? Ini memang masalah tega atau tidak tega. Tak masalah jika Anda tak ingin menerapkannya. Tapi bagi yang penasaran, cara untuk melatih bayi tidur sendiri ini dikenal dengan metode Ferber.

Ferber sendiri merupakan nama seorang dokter anak. Ia bernama lengkap dr. Richard Ferber yang menulis buku seputar kebiasaan tidur yang baik dan sehat pada byi berjudul ” Solve Your Child’s Sleep Problems” pada 1985.

Saat itu banyak orangtua ada yang menerapkan namun ada juga yang mengkritisi. Lalu sebenarnya bagaimana metode Ferber saat melatih bayi untuk tidur sendiri? Konsep dasarnya adalah membuat bayi terbiasa menenangkan dirinya sendiri ketika muncul rasa kantuk. Biasanya, saat mengantuk bayi akan cenderung rewel dan menangis tanpa henti hingga lelap.

  • Praktekkan Metode Ferber

Nah, hal tersebutlah yang coba dilatih oleh metode Ferber. Langkah pertama, yaitu mengikuti rutinitas sehari-hari bayi. Saat datang jam tidur, bawa si kecil ke kamar. Mungkin ia akan berguling-guling dan masih terjaga, tapi matanya terlihat sangat mengantuk dan menguap berkali-kali.

Saat bayi masih terjaga, tinggalkan ia sendiri dalam boks atau kamar. Mungkin jadi bagian yang tersulit karena tidak tega. Jika bayi menangis, maka cukup hibur dengan menepuk-menepuk, menyanyikan lagu tidur atau sebagainya. Tapi jangan menggendongnya.

Lakukan hal tersebut saat bayi masih terjaga. Pada malam pertama mungkin Anda akan bolak-balik kamar menenangkannya sebanyak 5 hingga 7 kali tiap 3, 5 atau 10 menit hingga ia benar-benar tertidur.

Keesokan harinya periksa kembali setiap 15 hingga 20 menit. Lalu tiap 30 menit. Cara ini bisa berhasil jika dilakukan secara konsisten, yaitu mengajarkan bayi untuk merasa aman meskipun mereka sendirian dalam kamar. Metode ini juga bisa diterapkan pada anak yang mulai punya kamar sendiri.

Ayah atau ibu memeriksa tiap beberapa menit hingga anak tertidur dan bukan berbaring bersama anak hingga mereka terlelap. Cara ini juga diklaim efektif mencegah tangisan tengah malam saat anak mencari tubuh ibunya agar bisa kembali terlelap. Tertarik mencoba?